Bersamaan dengan kegiatan penyerahan 600 bibit buah jambu dan 50 bibit buah sirsat pada  program penghijauan dan pelatihan desa wisata Pandesari Kecamatan Pujon, PSLH (Pusat Studi Lingkungan Hidup) dan PSMEP (Program Studi Magister Ekonomi Pertanian) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) resmi melakukan penandatanganan MoU atau memorandum of understanding dengan desa Pandesari, Sabtu (24/2).

KPS MEP UNITRI, Agnes Quartina P, Dr. Ir. MP mengatakan, MoU ini merupakan bukti keseriusan PSLH dan PSMEP Universitas Tribhuwana Tunggadewi kepada desa Pandesari agar dapat terus bekerjasama. “Kerjasama ini penting karena kami berharap nantinya kegiatan penelitian dosen maupun mahasiswa dapat dilakukan di tempat ini. Misalnya mahasiswa PKL atau Magang, mereka juga dapat melakukannya di sini. Kami juga sangat berharap kerjasama ini dapat saling memberi manfaat bagi kedua belah pihak.”

Sinergitas positif Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) tersebut di dukung penuh oleh seluruh masyarakat desa Pandesari. Kepala desa Pandesari, H. Lukman Hakim, S.Pdl mengatakan, selama ini desa Pandesari berkomitmen menjadi desa wisata bagi para wisatawan. “Desa Pandesari merupakan desa paling luas di kecamatan Pujon. Kami punya banyak dusun dan penduduk. Sedangkan pendapatan masyarakat berasal dari bercocok tani dan peternakan. Dengan sumber daya alam semacam ini, kami siap bekerjasama dengan UNITRI.” Ungkap Kepala desa Pandesari.

Kerjasama desa Pandesari dengan PSLH dan PSMEP UNITRI akan dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun dan berlaku sejak 20 Februari 2018. Kerjasama yang dimaksud diantaranya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Humas)

Leave a reply