Peringatan Diesnatalis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang yang ke-17, dimeriahkan oleh seluruh civitas akademika dengan menyelenggarakan serangkaian acara. Setelah sebelumnya pada Rabu (1/8), UNITRI menggelar Seminar Technopreneurship dengan mendatangkan pemateri dari Smartphone dan Digital Marketing, Kamis pagi (2/8), telah terselenggara kegiatan upacara diesnatalis di Halaman Rektorat UNITRI. Acara ini diikuti oleh seluruh dosen, karyawan, mahasiswa, dan beberapa tamu undangan dan ditujukan untuk dapat mengenal dan memaknai sejarah UNITRI secara lebih dalam.

Pada pagi pukul 08.00 saat upacara, Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc, rektor UNITRI yang juga bertugas sebagai Inspektur upacara menyampaikan, keberadaan UNITRI selama 17 tahun ini tidak hanya hasil kerja keras dari pihak Yayasan, melainkan juga dari seluruh lapisan civitas akademika.

“Bila kita melihat sejarah, UNITRI mungkin telah jauh berjalan dan bergerak paling cepat diantara kampus lain pada usia seperti sekarang. Ini tidak hanya hasil kerja keras Yayasan saja, tetapi semua orang yang telah mendukung dan bekerjasama dengan kita. Tidak lupa, juga karena dukungan masyarakat sekitar.”

Ia berharap, kedepan, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) dapat menjadi kampus yang lebih baik dari hari ini dan lebih berkembang.

Sementara itu, bersamaan dengan kegiatan upacara, Prof. Dr. Bambang Guritno, Ketua Dewan Pengawas UNITRI turut berbagi kebahagiaan bersama murid Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Tlogomas Malang dengan membagikan santunan berupa beasiswa kepada 107 siswa kurang mampu. UNITRI juga memberikan penghargaan kepada tiga pegawai UNITRI atas prestasi dan loyalitasnya terhadap almamater hingga hari ini.

Acara diesnatalis UNITRI diakhiri dengan kegiatan Donor Darah di Klinik Ratancha UNITRI yang mengundang langsung Palang Merah Indonesia (PMI). Acara ini juga menarik banyak minat seluruh civitas akademika UNITRI hingga siang hari. (HUMAS)

Leave a reply