Setelah sukses menggelar pelatihan kompetensi penyuluhan dan manajemen, kini giliran Laboratorium Manajemen Program Studi Agribisnis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menggelar pelatihan kompetensi Agribisnis tata niaga pertanian, Sabtu (12/5). Acara tersebut menghadirkan dua narasumber dari instansi dan praktisi yang telah berpengalaman di bidangnya.

KPS Agribisnis, Ninin Khoirunisa S.P. M.P menjelaskan, meskipun mahasiswa yang mengambil minat tata niaga hanya sedikit, seluruh peserta sangat menikmati pelatihan hingga akhir. “Mahasiswa yang mengikuti pelatihan berjumlah 30 peserta yang terdiri dari angkatan semester empat hingga delapan.”

Pelatihan kompetensi Agribisnis tata niaga merupakan kegiatan yang penting bagi mahasiswa untuk mengukur keterampilan dan kegiatan mahasiswa. Untuk itu, pemateri yang didatangkan diantaranya Dwi Retnoningsih SP, MP, MBA selaku Dosen Pemasaran Agribisnis UB dan Sugeng Priadi SP selaku Praktisi dari PT BISI Area JATIM Divisi Marketing. Kedua pemateri telah memiliki sertifikasi lulus SKKNI (Standart Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Level 6.

“Adapun materi yang disampaikan berasal dari materi SKKNI yakni tentang mengembangkan rencana pemasaran dan melaksanakan pemasaran produk dan jasa.” tambah Ninin Khoirunisa S.P. M.P

Ia juga menjelaskan pentingnya mahasiswa mempelajari dasar SKKNI ialah agar lulusan kita dapat memahami dunia kerja sehingga siap untuk terjun di masyarakat.

Seperti di ketahui, saat ini Pelatihan kompetensi Program Studi Agribisnis hanya diselenggarakan dilingkup Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Kedepan, Program Studi Agribisnis ingin lebih melebarkan sayap dan bermitra dengan instansi luar Universitas. Pelatihan kompetensi Agribisnis kali ini merupakan bagian dari program kerja laboratorium Manajemen Prodi Agribisnis yang dikepalai oleh Farah Mutiara, SP., MP. Lewat pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi tetapi juga harus membuat marketing plan dan menjual barang sehingga mahasiswa dapat memahami dan mengetahui program pemasaran tata niaga serta mampu mencari keuntungan dan mengefisienkan kinerja. (HUMAS)

Leave a reply