PANITIA KKN XXXVI SOSIALISASIKAN BENTUK KKN TEMATIK DIMASA PANDEMI COVID-19

Malang- Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-XXXVI Tahun Akademik 2019-2020 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang nampaknya akan dikemas secara berbeda tahun ini. Jika sebelumnya pelaksanaan KKN dilakukan seluruh mahasiswa dalam satu wilayah maka pada KKN kali ini mahasiswa peserta KKN diberikan kesempatan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat secara individu dikampung halaman masing-masing.

Demi memberikan pemahaman tentang pelaksanaan KKN maka pada Rabu kemarin (24/06), sejumlah panitia inti dan Seluruh Kepala Program Studi menghadiri kegiatan Sosialisasi Bentuk KKN Tematik di masa pandemi Covid-19 di Ruang Sidang. Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta rapat mendengarkan pemaparan dan mendiskusikan berbagai point yang berkaitan dengan pelaksanaan KKN semester ini.

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 di banyak wilayah di Indonesia khususnya Jawa Timur belum sepenuhnya dapat diatasi dan belum cukup memberikan rasa aman bagi masyarakat. Resiko penularan yang cukup tinggi dirasa masih merupakan ancaman cukup besar bagi kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan kondisi tersebut maka keamanan dan keselamatan mahasiswa UNITRI tentunya akan menjadi faktor utama yang harus dikedepankan. Menimbang kondisi diatas maka, panitia KKN berupaya melaksanakan program rutin KKN dengan meminimalkan faktor resiko namun tetap mengedepankan nilai pengabdian masyarakat yang mana pada saat seperti inilah bantuan dari semua pihak sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Ketua Pelaksana KKN XXXVI, Dr. Zuhdi Ma’sum, ST., MT menjelaskan pola yang sama telah dilakukan oleh banyak kampus mulai dari wilayah Aceh hingga Tanjungpura. Dengan melihat dan mengamati efektifitas pelaksanaan KKN Tematik dari berbagai Universitas tersebut maka panitia KKN UNITRI mulai melakukan persiapan program dengan menyesuaikan dengan kondisi di Jawa Timur dan daerah-daerah lain tempat mahasiswa bertempat tinggal. Program program KKN yang telah disusun memiliki tujuan agar mahasiswa tetap dapat menyalurkan aspirasinya untuk tetap bergerak membantu masyarakat namun dengan faktor resiko yang terukur.

Dalam KKN Tematik, peserta KKN UNITRI akan tetap tergabung dalam kelompok-kelompok. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengarahan program yang dilakukan oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Satu orang dosen pendamping lapangan akan menentukan satu atau dua tema program untuk satu kelompok mahasiswa. Tema program ini akan dilaksanakan oleh mahasiswa anggota kelompok dalam waktu dan tempat sesuai lokasi dimana mahasiswa tinggal. Dengan demikian satu orang mahasiswa dapat melaksanakan program secara individu didaerahnya dengan tema yang sejalan dengan kelompoknya. Koordinasi dan perencanaan program oleh DPL pada seluruh mahasiswa anggota kelompok dilakukan secara daring.

Sementara sasaran yang dituju, terdiri dari dasawisma, RT/RW, Komunitas/Organisasi daerah, tempat ibadah/organisasi keagamaan, hingga masyarakat umum (pengguna jalan raya, anak jalanan, tempat hiburan, tempat wisata, tempat kost, usaha pinggir jalan/warkop, cafe, pasar modern atau tradisional, atau yang tidak terkait dengan institusi tertentu). Zuhdi menambahkan, KKN Tematik diatur sedemikian rupa agar memudahkan mahasiswa turun di masyarakat.

“tujuan khusus kami menyelenggarakan KKN Tematik ialah meningkatkan inisiatif dan peran aktif mahasiswa dalam penanggulangan penyebaran virus di lingkungan masing-masing; membantu masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat; membantu memberikan informasi melalui pengembangan media komunikasi efektif berbasis online maupun konvensional tentang bahaya dan pencegahan penularan virus covid-19; membantu masyarakat dalam mengembangkan ide pemasaran kreatif dalam situasi pembatasan fisik dan sosial di masyarakat; dan menyalurkan bantuan sembako untuk mengurangi beban masyarakat yang kekurangan kebutuhan pangan akibat dampak sosial dari musibah pandemi. Sementara output yang kami ingin capaian ialah tercipta iklim kampung tangguh mandiri, tercipta lingkungan yang sadar terhadap kesehatan diri, menghasilkan produk/alat, tersedia sarana yang menunjang pencegahan covid-19, menghasilkan model komunikasi virtual, dan pemberian bantuan sembako.” Ungkapnya .

Dalam sosialisasi kemarin, Zuhdi mengingatkan mahasiswa untuk tetap aktif mengikuti kegiatan KKN. Ke depan, panitia juga telah menyiapkan berbagai program yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dan dapat didiskusikan dengan masing-masing dosen pembimbing lapangan ketika telah berada dalam kelompok. Ia memastikan bahwa mahasiswa yang akan melakukan kegiatan KKN semester ini dapat mendaftarkan diri pada 1 Juli 2020-22 Juli 2020 sebelum nanti dijadwalkan akan melaksanakan KKN pada 1 Agustus-22 Agustus 2020. Mahasiswa dapat melakukan tahapan pendaftaran dengan mengikuti alur yang sama dengan tahun sebelumnya.

“Tahapan KKN akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan pendaftaran dapat dilakukan sesuai prosedur KKN normal seperti sebelumnya. Saat ini buat kami, keselamatan mahasiswa adalah hal penting. Semoga mahasiswa yang melakukan KKN di masa covid ini selalu sehat dan tidak terkena virus dengan terus melakukan protokol kesehatan yang baik dan benar.” Tutup beliau kepada Humas (HUMAS)

Leave a Reply

Arsip Berita