Program Studi Ilmu Administrasi Negara kembali mengadakan Seminar Nasional di GOR, Rabu (22/11). Tahun ini, Seminar Nasional mengambil tema “Bersinergi Memberantas Korupsi sebagai Penguatan Integritas dalam Memperkokoh Kedaulatan Bangsa”. Korupsi di Indonesia adalah sebuah penyakit yang harus diberantas, agar integritas dan Kedaulatan bangsa semakin kokoh.

Seminar Nasional tahun 2017 menghadirkan Mochammad Yasin Wakil Ketua KPK periode 2009-2014. Pada seminar tersebut, Yasin memberi semangat dan pengetahuan terkait Korupsi yang ada di Indonesia. Korupsi harus diberantas dari negeri ini, agar negeri ini semakin berkembang.

“Korupsi merupakan produk dari keburukan Sistem negeri,” tegas Jasin. Mantan Wakil KPK tersebut menjelaskan bahwa sistem hukum di Indonesia lemah. Hal ini memberi peluang pada pelaku Korupsi.

“Mahasiswa harus tahu, praktik – praktik korupsi yang biasa dilakukan,” ungkap Jasin.

Selain Mochamad Jasin, Seminar Nasional Prodi Administrasi Negara juga dihadiri oleh pemateri dari Abdul Aziz sebagai ketua GMPK Malang Raya, Firman Firdaus, S.H., M.H praktisi pengajar Ilmu Administrasi Negara Unitri, dan Fathul Qorib, S.Ikom., M.Ikom praktisi pengajar Ilmu Komunikasi Unitri.

“Alhamdulilah, mahasiswa sangat antusias menghadiri seminar tersebut,” Kata Roro Merry Chornelia W, S.Pd., M.AP selaku KPS Prodi Ilmu Administrasi Negara Unitri. Roro berharap melalui acara tersebut mahasiswa Adminitrasi Negara memiliki pengetahuan tentang Korupsi dan dampaknya. Sehingga ketika lulus, mahasiswa Unitri akan menjadi pribadi yang tegas dan membela kepentingan rakyat daripada hanya menguntungkan diri sendiri (Humas)

Leave a reply