Event tahunan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang yang mengumpulkan banyak kebudayaan dari sabang sampai marauke Indonesia bertajuk “Parade Budaya Nusantara” akan kembali di gelar pada tanggal 3,4,5 Mei 2018. Dengan banyak antusias dari banyak mahasiswa unitri untuk mempersiapkan event tersebut, sejumlah persiapan telah di lakukan biro kemahasiswaan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNITRI. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan pertemuan dengan semua pengurus HIMAPRODI, UKM, dan Orda se-UNITRI, Jumat, (6/4) di ruangan Hawam Wuruk BEM Lantai 3.

Pertemuan yang dihadiri oleh lebih dari 17 Organisasi Daerah (ORDA) UNITRI, seluruh HIMAPRODI dan UKM tersebut didampingi oleh Pembina BEM diantaranya Ahmad Yusuf Kholil, S.P., M.Agr, Farida Kusuma Astuti, S.Pt., M.P., dan Agung Suprojo, Dr. S.Kom., M.AP.
Kemendikbud BEM UNITRI, Robinson Umbu Jaiwo mengatakan, Parade Budaya Nusantara merupakan IKON UNITRI yang telah terdaftar di kementrian pariwisata Indonesia. Untuk itu, perlu persiapan yang matang untuk menyelenggarakan acara tersebut. “Kami ingin berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait pelaksanaan parade budaya. Konsepnya hampir sama dengan tahun sebelumnya. Parade akan di adakan tiga kali dengan konsep di hari pertama Seminar Kebangsaan Nasional, di hari kedua ada Inkorasi Musik Band dan Wayang Kulit, dan hari terakhir Parade Budaya (Kuliner, karnaval, dan pentas seni budaya).”

Robinson menambahkan, pertemuan hari ini juga membahas terkait pengambilan nomor urut karnaval dan pentas serta disertakan pula dengan penyampaian rute karnaval. “Yang hadir hari ini sudah mengambil nomor urut. Nanti rute karnaval sendiri akan di lakukan dari kampus WHN, Telogo Indah, Merjosari, Mall Dinoyo, Unisma, hingga kembali lagi ke ITP dan UNITRI. Kami sangat mengharap seluruh ORDA/HIMAPRODI/UKM yang ada di UNITRI dapat ikut berpartisipasi.”

Seperti tahun sebelumnya, tahun ini setiap ORDA wajib mengirimkan satu perwakilan delegasi untuk dapat menjadi kepanitiaan. Kepanitiaan juga diambil dari mahasiswa Bidik Misi, Lintas Anak Negeri, dan BEM UNITRI. Hal ini penting agar koordinasi dapat lebih mudah terjalin. Tetapi yang berbeda, tahun ini kemungkinan HIMAPRODI tidak harus mengirimkan perwakilan untuk tampil di pentas dan hanya perlu mengikuti karnaval. Tahun ini, terdapat dua panggung yang dipersiapkan. Lokasi dari panggung juga akan ditempatkan di depan rektorat menghadap ke arah pintu depan. Panggung Inkorasi dan wayang kulit akan dipisahkan dengan panggung parade sehingga hal tersebut akan lebih memudahkan panitia menata konsep masing-masing kegiataan. Sementara, panitia masih berkoordinasi terkait tema seminar kebangsaan Nasional Bersama panitia dan Pembina.

“Bagi seluruh ORDA/HIMAPRODI/UKM yang belum terdaftar, dapat langsung ke bagian kemahasiswaan dan menghubungi pak Yusuf untuk dapat mendaftarkan diri.” Tutup Robinson (humas)

Leave a reply