BANTU WARGA TERTIBKAN PENDATANG, DOSEN UNITRI BERIKAN REKOMENDASI

MALANG – Banyaknya pendatang di Kota Malang, baik yang bertujuan untuk melanjutkan studi pada jenjang perguruan tinggi maupun datang untuk bekerja menimbulkan permasalahan tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Tiga Dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertemakan “Bantu Warga Tertibkan Pendatang”. Kegiatan ini dilakukan di sekitar lingkungan Unitri sebagai wujud keperdulian Unitri terhadap lingkungan sosial kemasyarakatan, tepatnya di RT 03 RW 06 yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2022.

Ketua Tim PKM Dody Setyawan, S.Sos., M.AP menjelaskan bahwa banyaknya pendatang di Kota Malang, termasuk di sekitar lingkungan Unitri yang didominasi oleh mahasiswa tidak jarang berdampak negatif. Hal ini tentu diperlukan sinergi antara kampus dan warga. Program Kemahasiswaan Kampus Unitri perlu diketahui oleh warga dan sebaliknya apa yang menjadi keluhan warga dapat sebagai masukan bagi Unitri. Sebagai pendatang ada kewajiban lapor ijin tinggal sementara kepada RT setempat guna memudahkan pendataan dengan tujuan akhir meminimalisir hal-hal yang tidak diingikan. Ironinya baik pengurus RT maupun RW belum memiliki mekanisme pendataan warga pendatang sebagai bentuk tertib administrasi.

“potensi disharmoni antara warga dan pendatang terjadi karena tidak tertib administrasi dan mengabaikan nilai-nilai, tradisi dan budaya yang sudah ada di tengah-tengah warga”.

Anggota Tim PKM Dr. Zuhdi Ma’sum, ST., MT yang menjabat sebagai Kepala Biro Kemasiswaan Unitri menjelaskan program kemahasiswaan, salah satunya memberikan pembekalan bagi masiswa Unitri untuk hidup berdampingan dengan masyarakat yang secara peribahasa “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Harapannya tentu masyarakat mengetahui bahwa Unitri sangat perduli terhadap ketertiban dan keamanan warga. Selain menjelaskan program yang sudah dilakukan oleh Unitri, Tim PKM juga mendengarkan saran dan masukan dari warga sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk menyusun program kemahasiswaan yang lebih baik lagi kedepannya.

Anggota Tim yang lain Abd. Rohman, Sos., M.AP sebagai Kepala Bagian Pengabdian Pada Masyarakat Unitri mendengarkan dan menerima masukan apa yang diperlukan dan dibutuhkan warga. Hal ini penting dilakukan guna menjembatani abdimas dosen-dosen unitri agar lebih tepat sasaran dan semakin membuka peluang sinergi antara kampus dan warga, khususnya warga sekitar kampus Unitri.

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK, pemilik rumah kontrakan dan kos-kosan ini di tutup dengan pemberian formulir pendataan yang dibuat dan diformulasi oleh Tim PKM Unitri, sekaligus menjelaskan cara pengisiannya. Formulir ini disambut baik oleh Ketua PKK sebagai inovasi dan masih satu-satunya di lingkungan sekitar kampus Unitri yang memiliki formulir pendataan warga pendatang. Harapannya apabila formulir ini digunakan dengan benar, maka RT maupun RW akan memiliki data yang akurat meliputi asal-usul, tujuan dan berapa lama akan tinggal dilingkungannya. Tentu itu akan sangat membantu dalam menertibkan warga pendatang. Demikian yang disampaikan oleh Ketua tim PKM sebagai penutup.

Leave a Reply

Arsip Berita