72 MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN IKUTI UJIAN KOMPETENSI NASIONAL BNSP DAN LSP PERTANIAN NASIONAL

MALANG – Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan Ujian Kompetensi Nasional BNSP dan LSP Pertanian Nasional dengan Skema Hortikultura dan Asisten Kebun Kelapa Sawit pada hari Rabu 29 September 2021 hingga Sabtu 02 Oktober 2021. Ujian Kompetensi Nasional ini diikuti 72 mahasiswa dari dua Program Studi yaitu Program Studi Agribisnis dan Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Dari 72 mahasiswa, 40 mahasiswa mengikuti ujian untuk Skema Hortikultura dan 32 mahasiswa mengikuti ujian untuk Skema Asisten Kebun Kelapa Sawit dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ujian kompetensi lapang untuk Skema Asisten Kebun Kelapa Sawit juga dilaksanakan di Desa Donowarih.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Dekan Fakultas Pertanian, Dr.T. Wahyu Mushollaeni., S.Pi., MP.

“Untuk skema hortikultura ada 40 mahasiswa dan untuk skema kebun kelapa sawit ada 32 mahasiswa jadi totalnya 72 mahasiswa. Untuk penyampaian materi dan uji tertulis di kelas, mahasisswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sejumlah 10 mahasiswa per kelompok, sehingga kurang dari separuh untuk setiap kapasitas ruangannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk tetap menjaga jarak dan menjaga protokol kesehatan.”

Seperti diketahui, setiap tahunnya, Fakultas Pertanian rutin menyelenggarakan Ujian Kompetensi untuk mahasiswa FP UNITRI. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan lulusan FP UNITRI yang berkompeten dan mampu bersaing di dunia kerja. Sertifikat yang didapatkan mahasiswa adalah sertifikat kompetensi BNSP yang berstandar nasional.

Ketua TUK Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang sekaligus menjadi asesor dalam ujian kompetisi ini, Ir. Soemarsono, MP., menyatakan mahasiswa yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikat dari BNSP yang diakui secara nasional. Sertifikat kompetensi tersebut bisa digunakan sebagai bukti bagi mahasiswa yang kompeten dibidangnya masing-masing.

“Dengan sertifikit ini nantinya bisa digunakan sebagai bekal di dunia kerja dan dapat menyatakan dirinya sendiri sudah kompeten “ ungkap Ir. Soemarsono, MP.

Selain Ujian Kompetensi Nasional, Fakultas Pertanian UNITRI juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan TUK Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh terkait peningkatan kompetensi sumberdaya manusia di FP.

Wakil Dekan Fakultas Pertanian, Dr.T. Wahyu Mushollaeni., S.Pi., MP., juga menjelaskan dengan kerjasama ini, hubungan FP UNITRI dan TUK Politani Payakumbuh akan semakin erat dan akan saling membantu terutama dalam peningkatan kualitas SDM. baik penyelenggaraan kompetensi bagi mahasiswa maupun dosen. Beliau juga berharap kerjasama tidak hanya untuk kegiatan ujian kompetensi saja, namun kedepannya bisa menjalin kerjasama yang lain. (HUMAS)

Leave a Reply

Arsip Berita